DPRD Situbondo, HIPPA, Dinas PUPR, dan Warga Desa Bugeman Bergotong Royong Bersihkan Sungai Akibat Banjir

2025-02-20

dprdkab.situbondo.go.id - Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo - Jumat, 21/02/25 

Dalam upaya pemulihan dampak banjir yang melanda Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, DPRD Situbondo bersama Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),Unsur TNI, Polri serta masyarakat setempat, melakukan aksi bersih-bersih sungai secara gotong royong.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperlancar aliran sungai sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian warga Desa Bugeman dan air tidak meluap kerumah warga 

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, HIPPA, dan masyarakat Desa Bugeman dalam menangani dampak banjir ini. Sungai merupakan aset penting bagi kehidupan warga, terutama petani, jadi harus secepat mungkin untuk dikeruk material banjir yang ada disungai" ungkap Suprapto anggota Dprd dari fraksi PKB dapil 5.

Dalam aksi kerja bakti ini, Dinas PUPR juga menurunkan alat berat dan beberapa tim untuk mempermudah pengerukan material banjir dan Warga Desa Bugeman yang terdampak, termasuk anggota HIPPA TNI,Polri dan DPRD, turun langsung untuk mengeruk lumpur dan sampah yang mengendap di dasar sungai. Mereka bekerja dengan penuh semangat demi mengembalikan fungsi sungai sebagai sarana irigasi supaya tidak meluap lagi kerumah warga" tegas suprapto 

Disamping itu anggota DPRD Dari fraksi Golkar Rachmad juga menjelaskan 7 bulan yang lalu saya sempat melihat lokasi tambang di atas ini, dari pengamatan yang saya lakukan, kemudian saya telfon kepada sekertaris daerah apakah tambang ini sudah melengkapi ijin atau tidak, karena dari tipologi wilayah yang ada disini saya melihat akan ada kerusakan lingkungan dengan adanya tambang, dan alhamdulilah tim langsung turun dengan komisi III DPRD Situbondo dan bisa kita lihat banjir yang kemarin menimpa warga salah satunya akibat tertutupnya avur dengan material tambang. 

Dan kita juga tau tambang ini kan tambang SIPB untuk mengatasi proyek - proyek strategis nasional seperti jalan tol. Saya berharap kedepan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk lebih responsif lagi terhadap keluhan masyarakat dimana jika didaerah lain jika ada tambang SIPB, karena dampaknya sangat besar.

Kemudian terkait perijinan tambang juga dari pusat bukan didaerah " Tegas Rachmad.

 "Kami sangat berterima kasih atas dukungan DPRD, Dinas PUPR,TNI,Polri dan seluruh warga. Dengan sungai bersih, kami bisa kembali mengandalkan irigasi untuk lahan pertanian kami yang paling penting air tidak meluap lagi kerumah warga," ungkap salah satu warga Desa Bugeman.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan sumber daya alam, serta memperkuat ketahanan komunitas dalam menghadapi bencana alam.

HUMPRO SETWAN


Berita Populer






Sidak Monitoring III
Dibaca 852 kali